Setiap organisasi pasti memiliki tujuan yang berbeda beda. Dan tujuan tersebut sudah pasti adalah tujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi setiap anggota di dalam organisasi tersebut. Di bawah ini adalah macam macam organisasi dari segi tujuan, yaitu Organisasi Niaga, Regional dan Internasional.
ORGANISASI NIAGA
Organisasi Niaga dalah Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.
Macam-macamnya yaitu :
1. Perseroan Terbatas (PT)
Adalah suatu perusahaan yang modal dan sahamnya terdiri dari saham milik pribadi dan sebagian dari pihak lain atau asing.
2. Perseroan Komanditer (CV)
Adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
3. Firma (FA)
Adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama.
4. Koperasi
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
5. Join ventura
Join ventura adalah kerjasama dua pihak atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk sebuah perusahaan baru. Dua pihak tersebut boleh pihak yang sama-sama dari dalam negeri maupun pihak dalam negeri dan luar negeri.
6. Trust
Trust adalah gabungan atau kerjasama dari beberapa perusahaan.
7. Kontel
Kontel adalah persekutuan berbagai perusahaan yang sejenis yang memiliki perjanjian tertentu .
8. Holding Company
Holding Company adalah perusahaan yang sahamnya patungan yang biasanya mengawasi 1 atau lebih perusahaan . Kepemilikan sahamnya bisa sebagian atau keseluruhan .
ORGANISASI SOSIAL
Organisasi Sosial adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
1. Jalur Keagamaan
2. Jalur Profesi
3. Jalur Kepemudaan
4. Jalur Kemahasiswaan
5. Jalur Kepartaian & Kekaryaan
CIRI-CIRI ORGANISASI SOSIAL
Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
Contoh organisasi sosial di masyarakat : keluarga, rukun tetangga dan desa, dengan kelompok-kelompok sosial seperti kota, dan negara dimana anggotanya tidak mempunyai hubungan erat.
ORGANISASI REGIONAL dan ORGANISASI INTERNASIONAL
Organisasi regional adalah organisasi yang ruang lingupnya lebih luas, namun hanya wilayah – wilayah Negara tertentu saja yang terlibat didalam oganisasi ini. Contoh organisasi regional adalah ASEAN, karena pada organisasi ini hanya untuk negara-negara yang berada di Asia Tenggara saja
Organisasi Internasional adalah organisasi yang memiliki ruang lingkup yang lebih besar daripada Organisasi Regional, Organisasi Internasional wilayah yag terlibat didalamnya mencakup seluruh Negara di dunia. Contoh organisasi Internasional adalah PBB, karena organisasi ini bersifat terbuka untuk seluruh negara-negara di dunia.
CONTOH JENIS ORGANISASI YANG MEMILIKI TUJUAN BERBEDA
Saya akan memberikan contoh perbedaan tujuan 3 organisasi dari 3 macam organisasi yang telah saya jelaskan di atas. Yaitu PT yang merupakan organisasi niaga, Rukun Tetangga yang merupakan organisasi sosial, dan PBB yang merupakan organisasi Internasional.
Tiga organisasi tersebut jelas memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda-beda bagi para anggota-anggotanya:
PT (Perseroan Terbatas) adalah suatu perusahaan yang modal dan sahamnya terdiri dari saham milik pribadi dan sebagian dari pihak lain atau asing. PT merupakan sebuah organisasi niaga yang sudah pasti bertujuan untuk mencari keuntungan komersil bagi anggota-anggota di dalamnya. Manfaat pendirian PT, pada umumnya masyarakat memanfaatkannya untuk kemajuan usaha, tender proyek, juga sebagai peningkatan kredit ke Bank-bank, meski risikonya pajak kelak akan menjulang menghunus pemilik perusahaan (PT) tersebut. Kemudian, masalah prestise juga turut berperan dalam hal mengapa orang-orang berbondong mendirikan PT.
Rukun Tetangga adalah sebuah organisasi yang berada di lingkungan masyarakat. Rukun Tetangga merupakan sebuah organisasi sosial, maka sudah pasti rukun tetangga bertujuan untuk hal yang bertujuan dengan masalah sosial dan persatuan. Organisasi Rukun Tetangga bertujuan untuk menjalin tali persaudaraan dan tali silaturahmi antar anggota masyarakat dalam lingkungan tertentu. Manfaat dari rukun tetangga ini adalah mempererat tali kekeluargaan antar anggota masyarakat agar tidak terjadi salah paham yang dapat memicu perpecahan.
PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah sebuah organisasi internasional yang didalamnya beranggotakan negara-negara di dunia. PBB memiliki manfaat dan tujuan yang lebih mengarah pada perdamaian,persatuan, dan kerjasama antar negara-negara di dunia. Tujuan PBB adalah :
Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya peperangan.
Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin, bahasa, dan agama.
Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.
Demikianlah contoh yang dapat saya berikan dari beberapa organisasi yang memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda. Namun tetap tujuan utama dari setiap organisasi adalah memberikan keuntungan bagi setiap anggota-anggota di dalam organisasi tersebut.
sumber :
http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1/macam-organisasi
Minggu, 02 Desember 2012
CIRI - CIRI, UNSUR, DAN TEORI ORGANISASI
Ciri-Ciri Organisasi
Ciri-Ciri Organisasi
Pada Post saya sebelumnya, telah di jelaskan pengertian mengenai organisasi. Sekarang saya akan menuliskan mengenai ciri-ciri dari organisasi.
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Unsur Organisasi
Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Adapun unsur-unsur organisasi secara terperinci adalah :
1. Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
2. Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
3. Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
4. Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
5. Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. Termasuk dalam unsur lingkungan, antara lain :
a. Kondisi atau situasi yang secara langsung maupun secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya gerak kehidupan organisasi, karena kondisi atau situasi akan selalu mengalami perubahan.
b Tempat atau lokasi, sangat erat hubungannya dengan masalah komunikasi dan transportasi yang harus dilakukan oleh organisasi.
c Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. Wilayah operasi dibedakan menjadi : a). Wilayah kegiatan, yang menyangkut jenis kegiatan atau macam kegiatan apa saja yang boleh dilakukan sesuai dengan tujuan organisasi b). Wilayah jangkauan, atau wilayah geografis atau wilayah teritorial, menyangkut wilayah atau daerah operasi organisasi. c). Wilayah personil, menyangkut semua pihak (orang-orang, badan-badan) yang mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi. d). Wilayah kewenangan atau kekuasaan, menyangkut semua urusan, persoalan, kewajiban, tugas, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilampaui sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Kekayaan Alam
Yang termasuk dalam kekayaan alam ini misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca (geografi, hidrografi, geologi, klimatologi), flora dan fauna.
Teori Organisasi
1.TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.
Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la.. si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi.
Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin.
Defisi Organisasi menurut Teori Klasik:
Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain apabila orang bekerja sama.
Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsure pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal:
a. Sistem kegiatan yang terkoordinasi
b. Kelompok orang
c. Kerjasama
d. Kekuasaan & Kepemimpinan
2.TEORI NEOKLASIK
Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada “pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”.
HUGO MUNSTERBERG
Salah tokoh neoklasik pencetus “Psikologi Industri”. Hugo menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu dalam organisasi dan mengingatkan adannya pengaruh factor social dan budaya terhadap organisasi.
Munculnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang dilakukan di Pabrik Howthorne tahun 1924 milik perusahaan Western Elektric di Cicero yang disponsori oleh Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang dilakukan ELTON MAYO seorang riset dari Western Electric menyimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan insentif upah dan Kondisi kerja karyawan dipandang sebagai factor penting peningkatan produktifitas.
Dalam pembagian kerja Neoklasik memandang perlunya:
a. Partisipasi
b. Perluasan kerja
c. Manajemen bottom_up
3. TEORI MODERN
Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsi. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkunngan dan apabila ingin survivel atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.
Sumber/referensi:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
- http://massofa.wordpress.com/2008/11/28/unsur-unsur-dan-bentuk-organisasi/
- http://id.shvoong.com/social-sciences/education/1931283-ciri-ciri-organisasi/
- s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc
Ciri-Ciri Organisasi
Pada Post saya sebelumnya, telah di jelaskan pengertian mengenai organisasi. Sekarang saya akan menuliskan mengenai ciri-ciri dari organisasi.
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Unsur Organisasi
Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang, ada kerjasama, dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetapi saling kait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Adapun unsur-unsur organisasi secara terperinci adalah :
1. Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
2. Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
3. Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
4. Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).
5. Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. Termasuk dalam unsur lingkungan, antara lain :
a. Kondisi atau situasi yang secara langsung maupun secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya gerak kehidupan organisasi, karena kondisi atau situasi akan selalu mengalami perubahan.
b Tempat atau lokasi, sangat erat hubungannya dengan masalah komunikasi dan transportasi yang harus dilakukan oleh organisasi.
c Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. Wilayah operasi dibedakan menjadi : a). Wilayah kegiatan, yang menyangkut jenis kegiatan atau macam kegiatan apa saja yang boleh dilakukan sesuai dengan tujuan organisasi b). Wilayah jangkauan, atau wilayah geografis atau wilayah teritorial, menyangkut wilayah atau daerah operasi organisasi. c). Wilayah personil, menyangkut semua pihak (orang-orang, badan-badan) yang mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi. d). Wilayah kewenangan atau kekuasaan, menyangkut semua urusan, persoalan, kewajiban, tugas, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilampaui sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
6. Kekayaan Alam
Yang termasuk dalam kekayaan alam ini misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca (geografi, hidrografi, geologi, klimatologi), flora dan fauna.
Teori Organisasi
1.TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.
Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la.. si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi.
Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin.
Defisi Organisasi menurut Teori Klasik:
Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain apabila orang bekerja sama.
Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsure pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal:
a. Sistem kegiatan yang terkoordinasi
b. Kelompok orang
c. Kerjasama
d. Kekuasaan & Kepemimpinan
2.TEORI NEOKLASIK
Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada “pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”.
HUGO MUNSTERBERG
Salah tokoh neoklasik pencetus “Psikologi Industri”. Hugo menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu dalam organisasi dan mengingatkan adannya pengaruh factor social dan budaya terhadap organisasi.
Munculnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang dilakukan di Pabrik Howthorne tahun 1924 milik perusahaan Western Elektric di Cicero yang disponsori oleh Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang dilakukan ELTON MAYO seorang riset dari Western Electric menyimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan insentif upah dan Kondisi kerja karyawan dipandang sebagai factor penting peningkatan produktifitas.
Dalam pembagian kerja Neoklasik memandang perlunya:
a. Partisipasi
b. Perluasan kerja
c. Manajemen bottom_up
3. TEORI MODERN
Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsi. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkunngan dan apabila ingin survivel atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.
Sumber/referensi:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
- http://massofa.wordpress.com/2008/11/28/unsur-unsur-dan-bentuk-organisasi/
- http://id.shvoong.com/social-sciences/education/1931283-ciri-ciri-organisasi/
- s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc
Jumat, 29 Juni 2012
Harapan Manusia
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Setiap manusia pasti mempunyai harapan. Manusia berharap sesuatu yang menurutnya baik untuk dirinya dan masa depannya. Dan harus diakui harapan manusia itu banyak sekali, diambil dari sudut pandang yang berbeda beda oleh setiap individu manusia.
Harapan enurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :
a) Kelangsungan hidup (survival)
b) Keamanan (safety)
c) Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) Diakui linkungan (status)
e) Perwujudan cita – cita (self actualization)
a) Kelangsungan hidup (survival)
b) Keamanan (safety)
c) Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) Diakui linkungan (status)
e) Perwujudan cita – cita (self actualization)
Dengan Faktor diatas maka manusia butuh sebuah harapan. Sebagai contoh dari diri saya sendiri yaitu ketika berharap Masuk PTN ( Perguruan Tinggi Negeri). Saya sangat ambisius sekali untuk bisa masuk PTN. Saya belajar dengan sungguh sunggu, giat, tekun dan tidak pantang menyerah. Orang tua saya selalu mengingatkan untuk belajar. Namun, yang terjadi tidak sesuai harapan., Kadang harapan tidak dapat terjadi, dikarenakan mungkin ada hal lain yang lebih baik ketimbang harapan itu.Jadi jangan patah semangat untuk Berharap, percayalah bahwa harapan itu akan menjadi indah pada waktunya.
Sumber : www.Google.com
http://rulrul.wordpress.com/2011/03/16/rangkuman-ibd-manusia-dan-harapan/
Jumat, 22 Juni 2012
Manusia dan Kegelisahan yang lumrah dialami
Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Manusia dan Kegelisahan, dimana arti kegelisahan itu adalah Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan,mundar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukan kepala memandang jauh kedepan sambil mengepal-ngepal tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicaran dan lain-lain.
Gelisah itu hampir setiap orang merasakannya, sering kali. Kegelisahan itu datang disaat kita sedang panik akan suatu hal . Ambil contoh saja saat saya Gelisah saat menghadapi Ujian Nasional SMA ( Sekolah Menengah Atas). Saat mendekati Hari Ujian , rasa gelisah muncul dalam hari hari saya. Saya takut saya tidak lancar mengerjakan Ujian, dan saya takut tidak lulus. Di setiap saat saya gelisah tak menentu dan membuat hari hari saya menjadi aneh karena rasa gelisah itu. Hari demi hari dan tak terasa Ujian sudah di depan mata. Dengan belajar maksimal akhirnya saya dapat mengatasi rasa gelisah itu. Dan rasa gelisah tidak selesai sampai disitu. Setelah ujian pun saya masih gelisah, apakah saya benar menjawab pertanyaan itu? apakah saya mampu mendapat nilai bagus? apakah saya bisa lulus?
Hari demi hari saya lalui dengan gelisah dan gelisah, menunggu hari pengumuman tiba. Gelisah dan gelisah dan gelisah. Hanya itulah yang saya rasakan. Tak hanya saya yang merasa itu, tapi semua teman teman saya juga begitu. Banyak hal yang dilakukan agar rasa gelisah yang dirasakan meminimalisir. Seperti jalan jalan, kumpul kumpul, pergi kesana kemari. Dan benar, rasa itu bisa teratasi. Sungguh gelisah itu sangat menyiksa diri. Hal ini biasa dialami setiap orang, dan setiap orang punya cara masing masing utk mengatasi masalah itu.
Gelisah itu hampir setiap orang merasakannya, sering kali. Kegelisahan itu datang disaat kita sedang panik akan suatu hal . Ambil contoh saja saat saya Gelisah saat menghadapi Ujian Nasional SMA ( Sekolah Menengah Atas). Saat mendekati Hari Ujian , rasa gelisah muncul dalam hari hari saya. Saya takut saya tidak lancar mengerjakan Ujian, dan saya takut tidak lulus. Di setiap saat saya gelisah tak menentu dan membuat hari hari saya menjadi aneh karena rasa gelisah itu. Hari demi hari dan tak terasa Ujian sudah di depan mata. Dengan belajar maksimal akhirnya saya dapat mengatasi rasa gelisah itu. Dan rasa gelisah tidak selesai sampai disitu. Setelah ujian pun saya masih gelisah, apakah saya benar menjawab pertanyaan itu? apakah saya mampu mendapat nilai bagus? apakah saya bisa lulus?
Hari demi hari saya lalui dengan gelisah dan gelisah, menunggu hari pengumuman tiba. Gelisah dan gelisah dan gelisah. Hanya itulah yang saya rasakan. Tak hanya saya yang merasa itu, tapi semua teman teman saya juga begitu. Banyak hal yang dilakukan agar rasa gelisah yang dirasakan meminimalisir. Seperti jalan jalan, kumpul kumpul, pergi kesana kemari. Dan benar, rasa itu bisa teratasi. Sungguh gelisah itu sangat menyiksa diri. Hal ini biasa dialami setiap orang, dan setiap orang punya cara masing masing utk mengatasi masalah itu.
Kamis, 24 Mei 2012
Manusia dan Tanggung Jawab
Manusia dan Tanggung jawab
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai sikap manusia yang murni semua individu itu punya sikap tersebut. Namun tangungjawab sangat sulit sekali dikeluarkan dalam beberapa hal atau kejadian. Sebenarnya rasa itu bukanlah rasa tanggung jawab tapi rasa ketakutan kita untuk melakukan tanggung jawab tersebut, karena takut berakibat sesuatu atau mungkin menimbulkan beban dalam hati, pikirang dan juga kantong kita. Jadi mari kita mengasah rasa tanggung jawab kita dan kita singkirkan rasa takut, beban atau bahkan malu kita demi hidup yang lebih baik.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup manusia ,bahwa setiap manusia di bebani dengan tangung jawab.apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah cirri manusia yang beradab.manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan .
Tanggung jawab dapat diartikan sebagai sikap manusia yang murni semua individu itu punya sikap tersebut. Namun tangungjawab sangat sulit sekali dikeluarkan dalam beberapa hal atau kejadian. Sebenarnya rasa itu bukanlah rasa tanggung jawab tapi rasa ketakutan kita untuk melakukan tanggung jawab tersebut, karena takut berakibat sesuatu atau mungkin menimbulkan beban dalam hati, pikirang dan juga kantong kita. Jadi mari kita mengasah rasa tanggung jawab kita dan kita singkirkan rasa takut, beban atau bahkan malu kita demi hidup yang lebih baik.
Tanggung jawab itu bersifat kodrati,artinya sudah menjadi bagian hidup manusia ,bahwa setiap manusia di bebani dengan tangung jawab.apabila di kaji tanggung jawab itu adalah kewajiban yang harus di pikul sebagai akibat dari perbuatan pihak yang berbuat.
Tanggung jawab adalah cirri manusia yang beradab.manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengadilan atau pengorbanan .
Hubungan manusia dan tanggung jawab harus selaras agar bisa membentuk kepribadian manusia itu menjadi bertanggung jawab dalam hal apapun dan hal sekecil apapun. Hal hal kecil pun harus bisa di pertanggung jawabkan karena hal kecil itu sangat mempengaruhi bagaimana manusia itu dapat memahami dan menghayati hal hal yang mungkin saja dianggap sepele menjadi lebih bermakna. Tanpa disadari tanggung jawab pun menjadi sebuah keharusan dan nilai yang harus di penuhi oleh semua manusia tanpa terkecuali. Namun jangan pernah mengartikan tanggung jawab sebagai keharusan dan titik pencapaian tertinggi, karena bila tanggung jawab menjadi beban berat untuk manusia maka menjadi tidak baik. Seperti hal contohnya ketua kelas, dengan tanggung jawab seluruh murid kelas . Jangan sampai ketua kelas merasa terbebani dengan semua tanggung jawab, yang bisa mengakibatkan rasa terbebani bagi ketua kelas itu sendiri. Dan akhirnya bisa menimbulkan stres.
Itulah sedikit definisi tentang Manusia dan Tanggung Jawab yang dapat saya jelaskan. Mudah mudahan ada hikmah dan pelajaran yang bisa di petik dari sedikit artikel ini. Semoga manusia selalu mengutamakan tanggung jawab tanpa terbebani
Kamis, 10 Mei 2012
Manusia dan Pandangan Hidup
Pandangan hidup berbagai macam spesifikasinya. Saat ini saya akan menjelaskan pandangan hidup tentang orang Pemakai Narkoba. Apakah pandangan hidup seorang pecandu narkoba sehingga mereka menggunakan narkoba? Sudah jelas melalui berbagai riset bahwa narkoba itu jahat, maksud jahat adalah narkoba itu merusak badan. Hal ini menyusahkan dan menyiksa diri sendiri. . Narkoba dapat merusak jiwa dan akal seseorang. Berbagai efek berbahaya sudah banyak dijelaskan oleh pakar kesehatan. Begitu pula mengenai hukum penggunaan narkoba telah dijelaskan oleh para ulama madzhab sejak masa silam.
وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ
“Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS. Al A’rof: 157). Setiap yang khobits terlarang dengan ayat ini. Di antara makna khobits adalah yang memberikan efek negatif.
Dari artikel Narkoba dalam Pandangan Islam — Muslim.Or.Id – Memurnikan Aqidah Menebarkan Sunnah
Tapi, apa sih sebenarnya yang menjadi penyebab seseorang menggunakan narkoba? Ada banyak teori dan kemungkinan yang bisa digali, bisa dari luar individu tersebut, seperti lingkungan tempat tinggal, pergaulan, dan pola asuh orang tua. Bisa juga dari dalam diri individu, seperti kepribadian, motivasi, kognitif, dll. Gabungan kedua bentuk ini akan membentuk psychological state atau kondisi psikologis seseorang yang biasa disebut dengan dinamika psikologis seseorang.
Sebenarnya, apa keunggulan yang ditawarkan oleh narkoba sehingga banyak orang terpikat olehnya? Dari sekian banyak jenis narkoba, beda jenis, beda juga efeknya, tapi ada satu efek yang sama dan sekaligus senjata utama narkoba, yaitu efek yang bisa membawa pemakainya masuk ke alam bawah sadar, tidak sadar,unconsciousness, “mabuk”. Disinilah letak kenikmatan memakai narkoba.
Mengapa berada dalam keadaan tidak sadar itu menjadi nikmat? Jawabannya, tentu saja. Sesuai dengan teori Freud, bapak penemu unconsciousness, dimana kepribadian manusia dibagi menjadi 3, yaitu id, ego, dan superego.
Kondisi tidak sadar itu merupakan bentuk id. Id merupakan dorongan untuk melakukan apapun yang kita inginkan secara bebas tanpa ada halangan karena berada di alam bawah sadar. Dalam kondisi ini kita akan merasakan kesenangan tanpa batas, tidak ada beban, tidak ada tekanan, yang ada hanya kenikmatan dan kepuasaan. Oleh karena itu id dikenal dengan prinsip kesenangan.
Pada bagian inilah yang ditawarkan oleh narkoba. Ketika seseorang merasa tertekan, stress, punya banyak masalah, bertengkar dengan istri dan rekan dikantor, putus dengan pacar, dan masalah-masalah lainnya, manusia akan cenderung mencari kenyamanan, keamanan, kenikmatan, dan keinginan melupakan semuanya. Pada saat ini dorongan id semakin besar dan orang yang tidak bisa mengontrolnya akan jatuh ke jurang NARKOBA.
Setelah menggunakan narkoba, kita akan dibawa masuk ke alam bawah sadar, kita akan merasa melayang, tidak ada masalah, segala beban seperti musnah, dll. Kita tidak sadar apapun yang terjadi dilingkungan kita, yang ada hanya kita dan kesenangan kita sendiri. Tak heran, ketika ada orang lain sedang dengan santai berjalan dipinggir jalan kita anggap sebagai penghalang atas kenikmatan dan kesenangan kita memacu adrenalin dengan menginjak gas dan menaikkan kecepatan. Hanya untuk membebaskan diri kita sendiri, korban pun berjatuhan.
Hal ini jugalah yang membuat pemakai narkoba ketagihan. Efek narkoba hanya sementara, ketika individu sudah sadar dan kembali ke dalam realita, tekanan dan stres kembali datang. Akhirnya pengguannya diulangi untuk menciptakan kembali kesenangan semu tadi. Semakin lama dosis semakin besar karena kenikmatan itu tiada batas.
Kesimpulannya adalah, jadi sebenarnya pandangan hidup setiap manusia berbeda beda. jadi alangkah baiknya jika memiliki pandangan hidup yang terbaik untuk masa depan agar tidak terjerumus bahkan terperosok seperti bacaan diatas. Pandangan manusia itu merupakan sebuah alat atau wadah bagi manusia itu sendiri untuk berkembang dan mencapai tujuan serta cita citanya.
Sumber : http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/narkoba-dalam-pandangan-islam.html
Google.co.id
Sumber : http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/narkoba-dalam-pandangan-islam.html
Google.co.id
Sabtu, 05 Mei 2012
Database Perpustakaan
Create Database
Hasilnya
Membuat Tabel untuk Anggota Perpus
Output Tabel Anggota
Input tabel anggota
Output
Mengupdate Data
Hasil Akhir
Langganan:
Postingan (Atom)